<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>WWW.UNITORING.WORPRESS.COM</title>
	<atom:link href="http://unitoring.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://unitoring.wordpress.com</link>
	<description>UNlimited Ilmu Tentang Os &#38; JaRINGan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Dec 2009 18:36:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='unitoring.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>WWW.UNITORING.WORPRESS.COM</title>
		<link>http://unitoring.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://unitoring.wordpress.com/osd.xml" title="WWW.UNITORING.WORPRESS.COM" />
	<atom:link rel='hub' href='http://unitoring.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Install VMware dilinux</title>
		<link>http://unitoring.wordpress.com/2009/12/12/install-vmware-dilinux/</link>
		<comments>http://unitoring.wordpress.com/2009/12/12/install-vmware-dilinux/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 18:36:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumopa</dc:creator>
				<category><![CDATA[LINUX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unitoring.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Tutorial ini saya praktekkan mengggunakan fedora 10 Tentunya  saat pertama-tama kita mau pindah kesistem oprasi linux pertama-tama akan membingungkan bagi kita, apalagi komputernya biasa digunakan untuk keperluan yang sangat penting, sehingga kebiasaan kita dengan sistem operasi yang lama tidak mungkin begitu saja kita buang, sedangkan kita belum terbiasa menggunakan sistem operasi baru, kalau kita mengingstal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unitoring.wordpress.com&amp;blog=10487674&amp;post=18&amp;subd=unitoring&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tutorial ini saya praktekkan mengggunakan fedora 10</p>
<p>Tentunya  saat pertama-tama kita mau pindah kesistem oprasi linux pertama-tama akan membingungkan bagi kita, apalagi komputernya biasa digunakan untuk keperluan yang sangat penting, sehingga kebiasaan kita dengan sistem operasi yang lama tidak mungkin begitu saja kita buang, sedangkan kita belum terbiasa menggunakan sistem operasi baru, kalau kita mengingstal dengan dua sistem operasi dalam satu komputer kadang terkesan ribet, dimana saat ingin pindah sistem operasi kita harus merestart komputer, salah satu jalannya adalah dengan menggunakan sistem operasi virtual, banyak sistem operasi virtual yang ada di internet, salah satunya adalah VMware, dimana dengan menggunakan sistem operasi virtual seperti sistem operasi didalam sistem operasi, sehingga kita tidak usah merestart komputer untuk beralih kesistem operasi yang ada didalam komputer kita.</p>
<p>Namun untuk menggunakan sistem operasi virtual tidak semudah yang kita biasa lakukan, apalagi di telah terbiasa dengan sistem operasi sebelumnya. Dimana ada sebagian sistem operasi untuk penginstalan aplikasinya hanya dengan mengklik tombol next terus sampai selesai pasti jalan. namun cara mengintal seperti itu tidak termasuk didddalam sistem operasi LINUX, saya juga sempat mondar-mandir di internet agak lumayan lama bercinta dengan mbak google untuk mendapatkannya, belum lagi banyak dari sebagian yang saya coba ngak berhasil. jadi mumpung saya telah berhasil, saya buatkan tutorialnya bagi teman-teman yang ingin membutuhkan menggunakan VMware.</p>
<p>=&gt;install vmware dengan rpm-ivh ( yum install VMware-server-1.0.5-80187.i386.rpm)<br />
=&gt; cek persediaan ketergantungan program (gccc++, kernel-devel, kernel-header,inetd)<br />
=&gt;masuk ke direktori vmwware update (cd vmware-update-2.6.27-5.5.7-2/)<br />
=&gt;compile compile file runme.pl (./runme.pl)<br />
=&gt;masukkan sn (serial number) VMware<br />
finish<br />
tambah.<br />
untuk menginstall kernel-devel cek arsitektur komputer menggunakan perintah uname -r</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unitoring.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unitoring.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unitoring.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unitoring.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/unitoring.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/unitoring.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/unitoring.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/unitoring.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unitoring.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unitoring.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unitoring.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unitoring.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unitoring.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unitoring.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unitoring.wordpress.com&amp;blog=10487674&amp;post=18&amp;subd=unitoring&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unitoring.wordpress.com/2009/12/12/install-vmware-dilinux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e53519326f9593da2b871919fd996455?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rumopa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MIKROTIK OS</title>
		<link>http://unitoring.wordpress.com/2009/11/14/mikrotik-os/</link>
		<comments>http://unitoring.wordpress.com/2009/11/14/mikrotik-os/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 20:13:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumopa</dc:creator>
				<category><![CDATA[MIKROTIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unitoring.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu mikrotik ? Mikrotik OS adalah sebuah Sistem Operasi yang lebih dispesialisasikan untuk router pada tiap aplikasi – aplikasi didalamnya. Diantaranya Network router, Bandwidth Management, Firewall, Wireless (WiFi) ,Sistem HotSpot, Virtual Private Network (VPN) , Monitoring Tools. Mikrotik di oleh MikroTikls yaitu sebuah perusahaan yang berada di kota Riga &#8211; Latvia, dan perusahaan ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unitoring.wordpress.com&amp;blog=10487674&amp;post=10&amp;subd=unitoring&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-11" title="logo" src="http://unitoring.files.wordpress.com/2009/11/logo.jpg" alt="logo" width="576" height="126" /></p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-size:medium;"><strong>Apa itu mikrotik ?</strong></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Mikrotik OS adalah sebuah Sistem Operasi yang lebih dispesialisasikan untuk router pada tiap aplikasi – aplikasi didalamnya. Diantaranya Network router, Bandwidth Management, Firewall, Wireless (WiFi) ,Sistem HotSpot, Virtual Private Network (VPN) , Monitoring Tools.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Mikrotik di oleh MikroTikls yaitu sebuah  perusahaan yang berada di kota Riga &#8211; Latvia, dan perusahaan ini merupakan perusahaan berbasis ISP/WISP yang memberikan layanan akses internet di beberapa belahan dunia.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Pada tahun 1997 mikroTikls perusahaan ini membuat software sendiri yang digunakan khusus untuk penanganan masalah router yang dikenal dengan nama MikroTik ( Mikrotik RouterOS™), yang bertujuan untuk memberikan solusi routing melalui PC/x86.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Software MikroTik sejak tahun 2004 telah diliris beberapa versi, mulai dari MikroTik RouterOS™ versi 2.x hingga sampai sekarang ini tersedia versi 5.x, otomatis dengan penambahan fitur-fitur baru sesuai perkembangan.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Selain software MikroTik, mereka juga mengembangkan perangkat keras (hardware) sendiri.</span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Sampai sekarang ini mikrotik Sistem operasi MikroTik merupakan sofware lisensi (License Sofware) yang terdiri atas 6 tingkatan level, dengan fitur-fitur yang berbeda di tiap level, dan otomasis semakin tinggi levelnya semakin banyak pula fitur-fitur yang didapatkan.</span></p>
<p><span style="font-size:medium;"><strong>Mengapa mikrotik ?</strong></span></p>
<p><span style="font-size:small;">Mikrotik sangat murah, yach OS yang satu ini memang sangat murah bila dibandingkan dengan OS yang berbasis server lainnya dan Mikrotik dapat dikatakan jawaban untuk pertanyaan orang-orang yang ingin mendirikan jaringan sekala menengah kebawah dengan cost yang juga sesuai, atau kadang merupakan jawaban bagi orang yang ingin mengembangkan jaringan dengan meminimalis biaya agar tak terlalu membengkak dalam suatu instansi atau apa saja yang membutuhkannya.</span></p>
<p><strong>Instalasi menggunakan CD (Compact Disk)</strong></p>
<ol>
<li>Persiapkan komputernya, ingat saat kita menginstall Mikrotik semua data yang ada di hardisk akan diformat semua, jadi please backup your data. truss buat Teh panas dengan gelas besar+rokok satu bungkus katakan Ajipppp….</li>
<li>Siapkan CD instalasi, burning ISOnya jadikan bootable.</li>
<li>Setting Bios agar booting awal pada CD.</li>
<li>Hidupkan komputer N masukkan CD.</li>
<li>Perhatikan gambar ini:</li>
<li><img src="http://blackdark.blog.com/files/2009/11/ta.jpg" alt="ta" width="616" height="269" />Gambar diatas merupakan login pertama untuk nginstal Mikrotik</li>
<li><img src="http://blackdark.blog.com/files/2009/11/welcome.jpg" alt="welcome" width="657" height="357" /></li>
<li>setelah masuk pada <strong>WELCOME</strong>, ……kamu dapat memilih paket/aplikasi yang ingin kamu instal, untuk pindah kursor dapat menggunakan<strong> p </strong>dan<strong> n</strong>, untuk memilih paket tekan space, pilih semua paket dengan <strong> </strong>, dan paket minimal dengan <strong>m</strong>, dan keluar tekan <strong>q</strong> . Anjuran saya pilih semua paket aja. Karena Mikrotik dan semua paketnya sangat sedikit dalam mengghabiskan space hardisk.</li>
<li>Terus nanti ada pertanyaan “Do you want to keep old confuguration? (y/n),  maksudnya apakah kita akan tetap menggunakan konfigurasi yang lama? pesan ini akan muncul saat anda pernah mengintall Mikrotik pada komputer anda tersebut. jawan <strong>y</strong> untuk ya dan <strong>n</strong> untuk tidak. terus ingat ada “warning,  all data on the disk will be erase ! continue 9y/n) maksudnya semua data pada hardisk akan dihapus/diformat. pilih <strong>y</strong> jika ya.</li>
<li>Setelah itu tekan enter untuk reboot atau restart. ubah settingan booting Bios pada hardisk agar tidak kembali booting pada CD lagi atau keluarkan CD anda dari komputer dan…..SELAMAT ANDA TELAH BERHASIL MENGINSTALL MIKROTIK ROUTER OS…”</li>
</ol>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-size:medium;"><strong>Daftar pustaka</strong></span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">http://yusdalicious.com </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">http://dinar.net.id/</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">http://mikrotik-id.blogspot.com/<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">http://www.mikrotik.com/</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">http://wiki.mikrotik.com/</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">http://forum.mikrotik.com/ </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">http://mikrotik.co.id/</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unitoring.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unitoring.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unitoring.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unitoring.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/unitoring.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/unitoring.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/unitoring.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/unitoring.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unitoring.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unitoring.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unitoring.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unitoring.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unitoring.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unitoring.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unitoring.wordpress.com&amp;blog=10487674&amp;post=10&amp;subd=unitoring&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unitoring.wordpress.com/2009/11/14/mikrotik-os/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e53519326f9593da2b871919fd996455?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rumopa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://unitoring.files.wordpress.com/2009/11/logo.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">logo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blackdark.blog.com/files/2009/11/ta.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blackdark.blog.com/files/2009/11/welcome.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">welcome</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LINUX?</title>
		<link>http://unitoring.wordpress.com/2009/11/14/hello-world/</link>
		<comments>http://unitoring.wordpress.com/2009/11/14/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 15:12:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumopa</dc:creator>
				<category><![CDATA[LINUX]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Linux merupakan Sistem operasi yang mempunyai pengembang tingkat atas di dunia. Namun, di Indonesia masih sedikit yang menggunakannya, hanya beberapa orang saja yang mengembangkan sistem operasi ini. Mungkin mereka melihat perkembangan dan sejarah Linux yang tidak masuk akal dalam membentuk sebuah sistem operasi. Linux dibangun seperti sebuah proyek yang berkesan hanya untuk mengumbar hobi semata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unitoring.wordpress.com&amp;blog=10487674&amp;post=1&amp;subd=unitoring&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Linux</strong> merupakan Sistem operasi yang mempunyai pengembang tingkat atas di dunia. Namun, di Indonesia masih sedikit yang menggunakannya, hanya beberapa orang saja yang mengembangkan sistem operasi ini. Mungkin mereka melihat perkembangan dan sejarah Linux yang tidak masuk akal dalam membentuk sebuah sistem operasi.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> <span style="font-family:Courier New,monospace;"><span style="font-size:x-small;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">Linux dibangun seperti sebuah proyek yang berkesan hanya untuk mengumbar hobi semata bagi para programmer – programmer dunia yang saling bahu-membahu membangun proyek ini. Dimana para pengembang hampir semuanya tidak dibayar, hingga kadang dipertanyakan masalah siapa yang bertanggung jawab kala terdapat permasalahan pada sistem operasi ini. Memang pada dasarnya tidak ada jaminan yang bisa memastikan itu.</span></span></span></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Namun keranguan itu telah dibuktikan dari belasan tahun lahirnya Linux. Dimana untuk sekarang kita sudah dapat menemukan Linux telah semakin popular dikalangan alat–alat teknologi, kalangan administrator server, kalangan pendidikan, perkantoran dan lain sebagainya. dimana sebagian besar mereka selalu mendukung proyek Linux untuk terus berjalan dan terus mengusahakan untuk kesempurnaan Linux di bidang sistem operasi lainnya hingga dapat bersaing di mata dunia.</span></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Dari segi pengguna, Linux telah dapat dikatakan sebuah sistem operasi yang mempunyai mobilitas yang tinggi dan dapat dijadikan sebagai sebuah sistem operasi yang berpotensi  untuk masa depan.</span></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Untuk mendapatkan Linux seseorang biasa mendapatkan Linux tanpa bayar (gratis) lisensinya kepada siapapun di internet, sehingga membuat sistem operasi ini semakin cepat berkembang karena  Sisitem Operasi ini berdiri dan tegak oleh komunitas Linux yang tersebar didunia. Sehingga kadang jawaban dari komunitas akan lebih cepat membahas masalah yang terjadi dibandingkan menunggu suatu perusahaan untuk menjawab permasalahan tersebut.</span></span></span></p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>MENGAPA LINUX?</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Kadang memang kita sering bertanya “mengapa harus Linux?” untuk itu kami mencoba menerangkan dari sejarahnya, lisensi, distibusi, dan lain sebagainya yang semoga membuat pembaca mengerti mengapa kami mememilih Sistem Operasi Linux.</span></span></p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong> SEJARAH</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><img class="alignleft size-full wp-image-5" title="few" src="http://unitoring.files.wordpress.com/2009/11/few.jpg" alt="few" width="167" height="224" /></span></span></p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { color: #404096; font-weight: bold; text-decoration: none } --><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pada tahun 1991 L<strong>inus Benedict Tovalds </strong>dari Finlandia di Helsinki mulai mengembangkan sistem operasi yang mulanya hanya sekedar emulasi terminal yang saat itu ia butuhkan untuk mengakses server UNIX  disebuah Universitas tempat ia kuliah. Tovalds menulis program pendekatan yang berorientasi pada hardware </span><span style="color:#333333;">dan independen terhadap sistem operasi yang ada karena ia ingin menggunakan PC yang telah tertanam prosesor intel tipe 80386 secara optimal (keluarga x86 sampai saat ini telah menjadi standar). Sebagai rujukan Torvalds menggunakan Sistem Minix dan compiler</span></span><span style="color:#404096;"><strong><a href="void(0)"><span style="font-size:small;">GNU</span></a></strong></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#333333;">-C-Compiler(GCC).<br />
Seperti ditulis dalam bukunya (<strong>bersama David Diamond, 2001</strong>), Torvalds kemudian menyadari bahwa apa yang dibuatnya itu ternyata merupakan basis sebuah sistem operasi. Pada hari bersejarah <strong>25 Augustus 1991</strong> ia kemudian memnulis email ke milis pengguna Minix: comp.os.minix yang isinya kami kutip sebagai sebuah proklamasi lahirnya </span></span><span style="color:#404096;"><strong><a href="void(0)"><span style="font-size:small;">Linux</span></a></strong></span><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">:</span></span></p>
<p><span style="color:#333333;">„<span style="font-size:small;"><em>Hello everybody out there using minix -</em></span></span></p>
<p><em>I&#8217;m doing a (free) operating system (just a hobby, won&#8217;t be big and professional like gnu) for 386(486) AT clones. This has been brewing since april, and is starting to get ready. I&#8217;d like any feedback on things people like/dislike in minix, as my OS resembles it somewhat (same physical layout of the file-system (due to practical reasons) among other things).</em></p>
<p><em>I&#8217;ve currently ported bash(1.08) and gcc(1.40), and things seem to work. This implies that I&#8217;ll get something practical within a few months, and I&#8217;d like to know what features most people would want. Any suggestions are welcome, but I won&#8217;t promise I&#8217;ll implement them <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Linus (torvalds@kruuna.helsinki.fi)<br />
PS. Yes – it&#8217;s free of any minix code, and it has a multi-threaded fs. It is NOT portable (uses 386 task switching etc), and it probably never will support anything other than AT-harddisks, as that&#8217;s all I have <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> .</em>“</p>
<p lang="en-US"><span style="color:#333333;"> </span></p>
<p><span style="color:#333333;"> <span style="font-size:small;">Pesan dari Linus ini mendapat respon dan tanggapan yang sangat luas biasa hingga membuat para programmer dunia berbondong – bondong ikut dalam pengembangan Sistem operasi tersebut yang semakin hari semakin mempunyai ranting tersendiri dikalangan Sistem operasi yang ada didunia. Dukungan dari vendor – vendor besar semakin hari pun semakin banyak hingga membuat semakin mantapnya kedudukan Linux, dan banyak yang migrasi besar – besaran yang dilakukan oleh beberapa Negara maju dunia untuk menggunakan system operasi ini.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Courier New,monospace;"><span style="font-size:x-small;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="color:#000000;">Tujuhbelas tahun lampau tanggal 17 September 1991 kode sumber </span></span></span><span style="color:#404096;"><strong><a href="void(0)"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">Linux</span></span></a></strong></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="color:#000000;"> versi 0.01 untuk pertama kalinya tersedia di server </span></span></span><span style="color:#404096;"><strong><a href="void(0)"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">FTP</span></span></a></strong></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="color:#000000;"> di Helsinki untuk dicoba dan dikembangkan lebih lanjut oleh komunitas pengembang yang ingin mengembangkannya secara sukarela. Versi Kernel </span></span></span><span style="color:#404096;"><strong><a href="void(0)"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">Linux</span></span></a></strong></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="color:#000000;"> yang berlaku pada hari ini (2008) telah mencapai versi 2.6.17.13 dan versi 2.4.33.3.</span></span></span></span></span></p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><strong>TUX (Tovalds UniX)</strong></span></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><strong><img class="alignleft size-full wp-image-7" title="Tux-G2" src="http://unitoring.files.wordpress.com/2009/11/tux-g2.png" alt="Tux-G2" width="176" height="218" /></strong></span></span></span></p>
<p>SISTEM OPERASI LINUX</p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Tux adalah penguin yang menjadi maskot Sistem operasi Linux. Tux juga termasuk karya seniman <strong>Larry Ewing</strong> yang ia buat pada tahun 1996. Dimana pada saat itu para pengembang Linux merasa bahwa perlunya membuat sebuah logo untuk Sistem operasi ini, dan nama Tux terpilih atas usulan <strong>James Hughes.</strong> Dimana kabar angin mengatakan bahwa, sejarah pinguin menjadi maskot Linux ini adalah berdasarkan pengalaman linus tovalds yang saat berkunjung ke suatu kebun binatang. Ia tanpa sengaja digigit oleh penguin dan sempat menderita demam sampai berhari-hari.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Nah dari situlah Linus berharap bahwa pemakai Linux nantinya yang menggunakan Sistem operasi ini akan demam dengan Sistem operasi ini sama seperti yang Ia alami sewaktu di kebun binatang tersebut (saran:<em> berdasarkan cerita diatas maka bagi pembaca harap berhati-hati dalam menggunakan Sistem operasi ini karena telah banyak terbukti para Linuxer mengalami hal tersebut</em>).</span></span></p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>LISENSI LINUX</strong> </span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Kernel Linux terdistribusi dibawah Lisensi Publik Umum GNU (GPL), dimana peraturannya disusun oleh Free Software Foundation. Linux bukanlah perangkat lunak domain publik (public domain): Public Domain berarti bahwa pengarang telah memberikan copyright terhadap perangkat lunak mereka, tetapi copyright terhadap kode Linux masih dipegang oleh pengarang-pengarang kode tersebut. </span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Linux adalah perangkat lunak bebas, namun: bebas dalam arti bahwa siapa saja dapat mengkopi, modifikasi, memakainya dengan cara apa pun, dan memberikan kopi mereka kepada siapa pun tanpa larangan atau halangan. Implikasi utama peraturan lisensi Linux adalah bahwa siapa saja yang menggunakan Linux, atau membuat modifikasi dari Linux, tidak boleh membuatnya menjadi hak milik sendiri. Jika sebuah perangkat lunak dirilis berdasarkan lisensi GPL, produk tersebut tidak boleh didistribusi hanya sebagai produk biner (binary-only). Perangkat lunak yang dirilis atau akan dirilis tersebut harus disediakan sumber kodenya bersamaan dengan distribusi binernya.</span></span></p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>DISTIBUSI LINUX</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Distribusi adalah kumpulan dari kernel Linux beserta system dasar Linux, program instalasi, dan tool – tool lain yang bermanfaaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro tersebut. Kernel merupakan pondasi dari sebuah system operasi, dan linus adalah orang yang telah membuat pondasi itu sehingga ia biasa dikatakan sebagai sebagai pembuat Linux. Lalu bagaimana dengan Debian, Fedora, blankon, ubuntu, slackware dan lainnya? Itu semua adala distribusi dari Linux dan semua distribusi Linux menggunakan kernel yang dibuat oleh Linus.</span></span></p>
<p>SISTEM OPERASI LINUX</p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Beberapa distro yang sudah terkenal dimata dunia, termasuk Indonesia yaitu:</span></span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>RedHat</strong>, 	distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat 	merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya 	mudah.</span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Debian</strong>, 	distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun 	mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian  	menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.</span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Slackware</strong>, 	merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir 	semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal 	penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library 	atau pun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin 	agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan 	untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita 	install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau 	untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetapi 	menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.</span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>SuSE</strong>, 	distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup 	Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi 	pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.</span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Mandrake</strong>, 	merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau 	komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan 	lebih cepat dengan Mandrake.</span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>WinLinux, </strong>distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS 	(WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. 	WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under 	Windows.</span></span></li>
</ul>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>2.5 KELEBIHAN LINUX</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Di sini akan dijelaskan beberapa kelebihan dari sistem operasi Linux dibandingkan dengan dengan sistem operasi yang lain. Dan berikut ini adalah beberapa fakta dari hal-hal yang menguntungkan dengan menggunakan program dan file-file Linux:</span></span></p>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Pada dasarnya semua data 	tersimpan di dalam hard disk walau ada beberapa kondisi dimana data 	tersimpan di disket. Linux memberikan beberapa proses spesial dimana 	terminal, printer dan device hardware lainnya dapat diakses seperti 	kita mengakses file yang tersimpan dalam harddisk atau disket.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Ketika program dijalankan, 	program tersebut dijalankan dari harddisk ke dalam RAM dan setelah 	dijalankan akan dinamakan sebagai proses.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Linux menyediakan servis untuk 	membuat, memodifikasi program, proses dan file.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Linux mendukung struktur file 	yang bersifat hirarki.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Linux adalah salah satu sistem 	operasi yang termasuk ke dalam kelas sistem operasi yang dapat 	melakukan multitasking. Multitasking sendiri adalah keadaan dimana 	suatu sistem operasi dapat melakukan banyak kerjaan pada saat yang 	bersamaan.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Selain multitasking, Linux juga 	dapat mendukung multiuser. Yaitu sistem operasi yang pada saat 	bersamaan dapat digunakan oleh lebih dari satu user yang masuk ke 	dalam sistem. Bahkan untuk Linux juga mendukung untuk multiconsole 	dimana pada saat bersamaan di depan komputer langsung tanpa harus 	melalui jaringan dan memungkinkan lebih dari satu user masuk ke 	dakam sistem.</span></span></p>
</li>
</ul>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>PERBEDAAN YANG MENDASAR LINUX DENGAN SISTEM OPERASI     LAINYA</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Hal yang mendasar  membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah harga, yaitu harga. Linux ini lebih murah dan dapat diperbanyak serta didistribusikan kembali tanpa harus membayar kepada siapapun (free). Tetapi ada hal lain yang lebih utama selain pertimbangan harga yaitu mengenai source codenya yang tersedia bagi semua orang sehingga setiap orang dapat terlibat langsung dalam pengembangannya.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kebebasan ini telah memungkinkan para vendor perangkat keras membuat driver untuk device tertentu tanpa harus mendapatkan lisensi source code yang mahal atau menandatangani Non<em> </em>Disclosure<em> </em>Agreement<em> </em>(NDA). Dan itu juga telah menyediakan kemungkinan bagi setiap orang untuk melihat ke dalam suatu sistem operasi yang nyata dan berkualitas komersial hingga kadang membuat kekhawatiran para pembuat Sistem operasi yang komersil. </span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Karena Linux itu tersedia secara bebas di internet, berbagai vendor telah membuat suatu paket distrbusi Linux. Paket ini termasuk lingkungan Linux lengkap, penagkat lunak untuk instalasi dan mungkin termasuk  Perangkat lunak khusus dan dukungan khusus.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Linux disusun berdasarkan standar sistem operasi POSIX yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX. Sedangkan  UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding UNIX lain pada hardware yang sama. Dan lagi UNIX memiliki kelemahan yaitu tidak bersifat free. MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86 dan tidak mendukung multi user dan multi tasking, serta tidak bersifat free. Juga MSDOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang dan program utilitas yang ada dalam Linux.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">MS Windows menawarkan kemampuan grafis yang ada pada Linux termasuk kemampuan networking tetapi tetap memiliki kekurangan yang ada pada MS-DOS. Windows NT yang juga tersedia untuk Digital Alpha selain prosesor x86. Namun Windows NT ini masih juga memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS-DOS.Waktu untuk menemukan suatu bug dalam suatu system operasi ini tak sebanding dengan harga yang harus dibayar. </span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Sistem operasi Apple untuk Macintosh hanya dapat berjalan di sistem Mac. Juga memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkat bantu pengembang (development tool) dan juga kurang dapat secara mudah untuk berintoperasi dengan sistem operasi lainnya. Apple juga telah memungkinkan Linux dapat dijalankan pada PowerMac. </span></span></p>
<p>SISTEM OPERASI LINUX</p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>KERNEL</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Sebagaimana kita ketahui kernel adalah bagian inti dari sebuah Sistem operasi yang terdiri dari device driver, data table, dan aplikasi penghubung dengan hardware. Kernel Linux pertama yang dipublikasikan adalah versi 0.01, pada tanggal 14 Maret, 1991. Sistem berkas yang didukung hanya sistem berkas Minix &#8211; kernel pertama dibuat berdasarkan kerangka Minix. Tetapi, kernel tersebut sudah mengimplementasi proses UNIX secara tepat. </span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Tanggal 14 Maret, 1994, versi yang merupakan tonggak sejarah Linux yaitu versi 1.0 keluar. Rilis ini adalah kulminasi dari tiga tahun perkembangan yang cepat dari kernel Linux. Fitur baru terbesar yang disediakan adalah jaringan: 1.0 mampu mendukung protokol standar jaringan TCP/IP. </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kernel 1.0 juga memiliki sistem berkas yang lebih baik tanpa batasan-batasan sistem berkas Minix. Sejumlah dukungan perangkat keras ekstra juga dimasukkan ke dalam rilis ini. Dukungan perangkat keras telah berkembang termasuk diantaranya floppy<em>-</em>disk<em>, </em>CD<em>-</em>ROM<em>, </em>sound<em> </em>card, berbagai mouse(optic maupun ps2), dan keyboard<em> </em>internasional.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> <span style="font-size:small;">Dukungan buat modul kernel yang dynamically<em> </em>loadable<em> </em>dan unloadable<em> </em>juga diberikan. Satu tahun setelah dirilis versi 1.0, kernel 1.2 keluar. Kernel versi 1.2 mendukung variasi perangkat keras yang lebih luas. Pengembang telah memperbaharui networking<em> </em>stack<em> </em>untuk menyediakan support bagi protokol IPX, dan membuat implementasi IP lebih komplit dengan memberikan fungsi accounting<em> </em>dan firewalling. Kernel 1.2 juga merupakan kernel Linux terakhir yang PC<em>-</em>only. </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Konsentrasi lebih diberikan pada dukungan perangkat keras dan memperbanyak implementasi lengkap pada fungsi-fungsi yang ada. Akhirnya pada bulan Juni 1996, Linux 2.0 dirilis. Versi 2.0 memiliki dua kemampuan baru yang penting, yaitu: dukungan terhadap multiple<em> </em>architectures<em> </em>dan multiprocessor<em> </em>architectures. Kode untuk manajemen memori telah diperbaiki sehingga performa sistem berkas dan memori virtual meningkat. Untuk pertama kalinya, file<em> </em>system<em> </em>caching<em> </em>dikembangkan ke networked<em> </em>file<em> </em>systems, writable<em> </em>memory<em> </em>mapped<em> </em>regions<em> </em>juga sudah didukung. </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kernel 2.0 sudah memberikan performa TCP/IP yang lebih baik, ditambah dengan sejumlah protokol jaringan baru. Kemampuan untuk mema kai remote<em> </em>Netware<em> </em>dan SMB (Microsoft LanManager) network<em> </em>volumes<em> </em>juga telah ditambahkan pada versi terbaru ini. Tambahan lain adalah dukungan internal<em> </em>kernel<em> </em>threads, penanganan dependencies<em> </em>antara modul-modul loadable, dan loading<em> </em>otomatis modul berdasarkan permintaan (on demand). Konfigurasi dinamis dari kernel pada run<em> </em>time<em> </em>telah diperbaiki melalui konfigurasi interface<em> </em>yang baru dan standar. </span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Saat kernel melakukan sebuah proses, data-data proses tersebut disimpan secara terus-menerus dan berkelanjutan dalam bentuk file-file. Untuk melihat data-data kernel tersebut, maka file-file yang dimaksud harus di cek setiap saat karena datanya yang dinamis. Cara termudah yang dapat dilakukan antara lain dengan menggunakan perintah cat.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Syntax</strong> :</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><em>cat</em> &lt;file_system_yang_di_maksud&gt;</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">File-file ini tersimpan dalam direktori-direktori yang disimpan terstruktur dalam direktori /proc.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Berikut ini gambaran sekilas mengenai struktur direktori di Linux </span></span></p>
<ol>
<li><span style="color:#000000;"> <span style="font-size:small;">Kernel Linux 	tergolong jenis <strong>kernel monolithic</strong>. Sebuah program yang 	berukuran besar, dan kompleks, dirancang secara logis dari 	komponen-komponen yang berbeda. Hal ini sangat umum; karena sebagain 	besar varian Unix menganut sistem kernel monolithic, kecuali March 	3.0 Carnegie-Mellon. </span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kernel 	Unix versi lama <strong>di-compile dan di-link secara statik</strong>. 	Sebagian besar kernel modern bisa me-load dan unload sebagian kode 	kernelnya (yang biasa disebut dengan module) secara dinamik, contoh 	kasus load/unload module ini terjadi pada device driver/driver 	perangkat keras). Fasilitas module ini digunakan dengan sangat baik 	oleh Linux, dengan me-load dan unload module kernel tersebut di 	semua sesi aktivitas komputasi sedang berjalan. Diantara semua 	varian Unix yang bersifat komersial, hanya kernel SVR4.2 yang 	mempunyai fitur ini. </span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Kernel 	threading</strong>. Beberapa kernel Unix modern, seperti Solaris 2.x dan 	SVR4.2/MP, tersusun sebagai suatu kumpulan kernel thread. Suatu 	kernel thread merupakan suatu execution context yang bisa dengan 	mandiri (independently) dijadwalkan; berlaku baik pada suatu user 	program, atau menjalankan beberapa fungsi kernel. Context switch di 	antara sejumlah kernel thread menggunakan sumber daya yang lebih 	sedikit dibandingkan antar sejumlah proses, karena biasanya 	beroperasi pada address space yang sama. Linux menggunakan 	fungsionalitas kernel thread ini sangat terbatas hanya pada beberapa 	fungsi kernel secara periodik; kernel thread Linux tidak dirancang 	untuk mengeksekusi user program, karena tidak memberikan abstraksi 	dasar execution context. (Hal ini akan dibahas pada bagian 	selanjutnya.) </span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mendukung 	<strong>multithreaded application</strong>. Sebagian besar sistem operasi 	modern mempunyai dukungan terhadap aplikasi-aplikasi yang mempunyai 	fitur multithreading (multithreaded aplication), inilah, 	program-program (user programs) yang dirancang dengan baik untuk 	memiliki alur-alur eksekusi yang relatif mandiri (independently) 	dengan membagi sejumlah besar bagian struktur data aplikasi. Sebuah 	multithreaded aplication dapat tersusun dari sejumlah lightweight 	processes (LWP), atau proses-proses yang dapat beroperasi pada 	address space, RAM, file-file digunakan (opened files) yang sama, 	dan beberapa sumber daya lain. Linux merancang versi sendiri fitur 	lightweight processes ini, dan pasti akan berbeda dengan jenis yang 	digunakan oleh sistem lain seperti SVR4 dan Solaris. Apabila semua 	varian Unix komersial menggunakan LWP berbasiskan pada kernel 	thread, Linux memanfaatkannya dengan metoed basic execution context 	dan mengaturnya lewat system call non-standard clone ( ). </span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Linux 	termasuk jenis <strong>kernel nonpreemptive</strong>. Hal ini berarti Linux 	tidak bisa secara langsung melakukan interleave alur eksekusi yang 	sedang berada pada privileged mode. Beberapa bagian kode program 	pada kernel memberikan gambaran bagaimana Linux dapat menjalankan 	dan memodifikasi struktur-struktur data tanpa diganggu (interrupted) 	dan lahirnya thread-thread baru yang dapat mengubah 	struktur-struktur data tersebut. Biasanya, kernel yang bersifat 	preemptive secara penuh akan berhubungan dengan sebuah sistem 	operasi real-time. Pada saat ini, diantara sistem Unix 	general-purpose yang ada, hanya Solaris 2.x dan March 3.0 yang 	termasuk kernel preemptive secara penuh. Pada lain pihak, SVR4.2/MP 	memperkenalkan beberapa hal solusi preemptive yang membatasi 	kapabilitas fitur preemptive. </span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mendukung 	<strong>sistem multiprocessor</strong>. Beberapa kernel varian Unix 	memanfaatkan keunggulan sistem multiprocessor. Linux 2.2 telah 	menyediakan hasil pengembangan dari symmetric multiprocessing (SMP), 	artinya bahwa tidak hanya sistem bisa menggunakan sejumlah prosesor, 	tapi juga prosesor dapat mengeksekusi task manapun; tidak ada 	diskriminasi di antara prosesor-prosesor yang ada. Walaupun begitu, 	Linux 2.2 tidak bisa mengotimalkan fasilitas SMP ini. Beberapa 	fungsi-fungsi kernel yang bisa dieksekusi secara konkuren—seperti 	filesystem handling dan networking—sekarang hanya bisa dieksekusi 	secara sekuensial. </span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Filesystem</strong>. 	Filesystem standard Linux memiliki kekurangan (saat tulisan ini 	dibuat) pada fitur journaling. Akan tetapi, filesystem lain yang 	dinilai lebih baik tersedia untuk Linux, dan walaupun tidak source 	code tidak tersedia pada kernel Linux; diantaranya adalah: 	Journaling Filesystem (JFS) AIX IBM, dan XFS filesystem Silicon 	Graphic. Hal yang luar biasa terhadap teknologi object-oriented 	virtual filesystem (terinspirasi oleh Solaris dan SVR4), filesystem 	di luar Linux dapat dengan di-porting dengan mudah ke sistem Linux. </span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>STREAMS</strong>. 	Linux tidak memanfaatkan fitur STREAMS I/O (diadaptasi oleh SVR4) 	ini ke dalam sistemnya, walaupun saat ini sebagian besar kernel 	varian Unix mengikutkan ke dalam kernelnya dan menjadikannya sebagai 	interface yang paling sering digunakan untuk menulis (membuat) 	driver perangkat keras, dan protokol-protokol jaringan komputer</span></span></li>
</ol>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>3.2  SISTEM LIBRARIES</strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Perpustakaan sistem menyediakan banyak tipe fungsi. Pada level yang paling mudah, mereka membolehkan aplikasi melakukan permintaan pada servis sistem kernel. Membuat sebuah panggilan sistem (system calls) melibatkan transfer kontrol dari mode user yang tidak penting ke mode kernel yang penting; detil dari transfer ini berbeda pada masing-masing arsitektur. Perpustakaan bertugas untuk mengumpulkan argumen system<em>-</em>call<em> </em>dan, jika perlu, mengatur argumen tersebut dalam bentuk khusus yang diperlukan untuk melakukan system<em> </em>call. </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Perpustakaan juga dapat menyediakan versi lebih kompleks dari system call dasar. Contohnya, fungsi buffered<em> </em>file<em>-</em>handling<em> </em>dari bahasa C semuanya diimplementasi dalam perpustakaan sistem, yang berakibat kontrol yang lebih baik terhadap file I/O daripada yang disediakan oleh system<em> </em>call<em> </em>kernel dasar. Perpustakaan juga menyediakan rutin yang tidak ada hubungan dengan system<em> </em>call, seperti algoritma penyusunan (sorting), fungsi matematika, dan rutin manipulasi string (string manipulation). Semua fungsi yang diperlukan untuk mendukung jalannya aplikasi UNIX atau POSIX diimplementasikan dalam perpustakaan sistem.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong> SISTEM UTILITIES</strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Sistem Linux mengandung banyak program-program user<em>-</em>mode: utilitas sistem dan utilitas user. Utilitas sistem termasuk semua program yang diperlukan untuk menginisialisasi sistem, seperti program untuk konfigurasi alat jaringan (network device) atau untuk load<em> </em>modul kernel. Program server yang berjalan secara kontinu juga termasuk sebagai utilitas sistem; program semacam ini mengatur permintaan user<em> </em>login, koneksi jaringan yang masuk, dan antrian printer.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Tidak semua utilitas standar melakukan fungsi administrasi sistem yang penting. Lingkungan pengguna UNIX mengandung utilitas standar dalam jumlah besar untuk melakukan pekerjaan sehari-hari, seperti membuat d aftar direktori, memindahkan dan menghapus file, atau menunjukkan isi dari sebuah file. Utilitas yang lebih kompleks dapat melakukan fungsi text<em>-</em>processing, seperti menyusun data tekstual atau melakukan pattern -searches pada input teks. Jika digabung, utilitas -utilitas tersebut membentuk</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">toolset standar yang diharapkan oleh user pada sistem UNIX mana saja; walau pun tidak melakukan fungsi sistem operasi apa pun, utilitas tetap merupakan bagian penting dari sistem Linux dasar.</span></span></p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { color: #404096; font-weight: bold; text-decoration: none } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>STRUKTUR DIREKTORI</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Salah satu hal berbeda di Linux (dan varian *nix lainnya) adalah struktur drektori. Konsep penamaan drive seperti di DOS maupun Windows sangat berbeda tak seperti di Linux. Untuk direktori di Linux dapat kami jelaskan sebagai berikut:</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">/</span></span></strong></p>
<p>Forward slash atau biasa di sebut slash (garis miring), adalah merupakan  root directory. Directory ini merupakan struktur tertinggi dari sistem anda. Semua yang ada dibawahnya berakar ke directory ini. Sebagai contoh ketika anda melihat penulisan “/bin”, maka ini berarti “mulai dari / kemudian masuk ke directory bin”.</p>
<p><strong>/root</strong></p>
<p>Directory ini adalah directory untuk user yang memiliki hak akses paling tinggi di sistem Linux, yaitu root. Seperti  Windows user tertinggi adalah administrator. User root bisa melakukan apapun di sistem, termasuk menghapus file atau directory milik user manapun, sangat penting untuk mengetahui fungsi dari root untuk di Sistem operasi Linux.</p>
<p><strong>/bin</strong></p>
<p>Adalah  utility standard Linux (program standard) seperti “ls”, “vi”, “more” dan sebagainya. Biasanya directory ini sudah dimasukan kedalam PATH system sehingga bisa dieksekusi dari directory manapun.</p>
<p><strong>/etc</strong></p>
<p>Directory ini berisi file konfigurasi sistem.  contoh, jika anda menginstall mysql dan anda ingin melakukan perubahan konfigurasi pada file httpd.conf, file ini akan anda temukan di directory ini.</p>
<p><strong>/dev</strong></p>
<p>Ini merupakan device directory. Di sistem Linux semuanya dianggap sebagai file. Sebagai contoh, jika anda memiliki sebuah webcam dan sistem Linux anda telah mengenalinya, maka biasanya webcam anda akan ‘ditempel’ di /dev/video0 (jika hanya ada satu video device). Linux mengijinkan anda berkomunikasi secara langsung dengan peripheral anda melalui file device.</p>
<p><strong>/home</strong></p>
<p>Adalah  tempat data anda disimpan oleh sistem. Disini pula sistem akan menyimpan konfigurasi spesifik untuk setiap user (seperti setting desktop, wallpaper, dsb.). Jika anda membuat user “agus”, maka data dan konfigurasi sistem anda akan disimpan pada directory “/home/agus”. Setiap user akan memiliki satu directory sendiri di dalam “/home” kecuali user “root” dan user system (user yang digunakan oleh sistem untuk menjalankan proses tertentu).</p>
<p><strong>/tmp</strong></p>
<p>Didalam directory ini terdapat file atau directory lain yang bersifat sementara, misalnya ketika anda menjalankan sebuah program, program akan membuat file-file yang diperlukan untuk menjalankan program tersebut yang kemudian dihapus setelah program ditutup. Kebanyakan sistem Linux akan secara otomatis mengosongkan isi directory ini secara berkala. Sehingga, hindari untuk menyimpan file penting di directory ini.</p>
<p><strong>/usr</strong></p>
<p>Disini akan anda temukan utility (program-program) tambahan pada sistem Linux anda. Di dalam “/usr” juga akan anda temukan struktur yang mirip dengan di “/” (root) seperti “/usr/bin”, “/usr/share”, dsb. “/usr” biasanya digunakan untuk meletakan program atau resource lain seperti library, icon, dsb. yang dibagi dengan user lain.</p>
<p><strong>/lib</strong></p>
<p>Directory ini adalah tempat dimana biasanya sistem meletakkan file library, codec, dsb. yang diperlukan oleh suatu program atau compiler. Mirip dengan penempatan file Dynamic Link Library (DLL) pada directory “System32″ di Windows.</p>
<p><strong>/opt</strong></p>
<p>Directory ini merupakan opsional. Biasanya sangat berguna jika kita ingin meletakan program yang tidak memerlukan dependency dengan sistem kita. Misalnya jika anda mendownload <span style="color:#404096;"><strong><a href="http://www.eclipse.org/" target="_blank">eclipse</a></strong></span>, anda dapat meletakkan seluruh filenya pada directory ini karena eclipse tidak membutuhkan library lain untuk menjalankan programnya.</p>
<p><strong>/media</strong></p>
<p>Sebagian  distro Linux menggunakan directory ini untuk mounting removable drive. Directory lainnya yang biasa digunakan untuk mounting drive adalah “/mnt”.</p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>SINKRONISASI LINUX</strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Cara penjadualan kernel pada operasinya secara mendasar berbeda dengan cara penjadualan suatu proses. Terdapat dua cara agar sebuah permintaan akan eksekusi kernel-mode dapat terjadi. Sebuah program yang berjalan dapat meminta service sistem operasi, dari system<em> </em>call<em> </em>atau pun secara implisit (untuk contoh:ketika page<em> </em>fault<em> </em>terjadi). Sebagai alternatif, device<em> </em>driver dapat mengirim interupsi perangkat keras yang menyebabkan CPU memulai eksekusi kernel<em>-</em>define<em> </em>handler<em> </em>untuk suatu interupsi.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Problem untuk kernel muncul karena berbagai task<em> </em>smungkin mencoba untuk mengakses struktur data internal yang sama. Jika hanya satu kernel task<em> </em>ditengah pengaksesan struktur data ketika interupsi service<em> </em>routine<em> </em>dieksekusi, maka service<em> </em>routine<em> </em>tidak dapat mengakses atau merubah data yang sama tanpa resiko mendapatkan data yang rusak. </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Fakta ini berkaitan dengan ide dari critical<em> </em>section<em> </em>(baca sinkronisasi proses).</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Sehagai hasilnya, sinkronisasi kernel melibatkan lebih banyak dari hanya penjadualan proses saja. sebuah framework<em> </em>dibutuhkan untuk memperbolehkan kernel’s<em> </em>critical<em> </em>sections<em> </em>berjalan tanpa diinterupsi oleh critical<em> </em>section<em> </em>yang lain. Solusi pertama yang diberikan oleh Linux adalah membuat normal<em> </em>kernel<em> </em>code<em> </em>nonpreemptible.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> <span style="font-size:small;">Ketika sebuah timer<em> </em>interrupt<em> </em>diterima oleh kernel, membuat penjadualan proses, kemungkinan besar akan menunda eksekusi proses yang sedang berjalan pada saat itu dan melanjutkan menjalankan proses yang lain. Biar bagaimana pun, ketika timer<em> </em>interrupt<em> </em>diterima ketika sebuah proses mengeksekusi kernel<em>-</em>system<em> </em>service<em> </em>routine, penjadualan ulang tidak dilakukan secara mendadak; cukup, kernel need<em>_</em>resched<em> </em>flag<em> </em>terset untuk memberitahu kernel untuk menjalankan penjadualan kembali setelah system<em> </em>call<em> </em>selesai dan control dikembalikan ke user mode. Sepotong kernel<em> </em>code<em> </em>mulai dijalankan, akan terjamin bahwa itu adalah satu-satunya kernel<em> </em>code<em> </em>yang dijalankan sampai salah satu dari aksi dibawah ini muncul:</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">• <span style="font-size:small;">interupsi</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">• <span style="font-size:small;">page fault</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;">• <span style="font-size:small;">kernel code<em> </em>memanggil fungsi penjadualan sendiri</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Interupsi</strong> adalah suatu masalah bila mengandung critical<em> </em>section-nya sendiri. Timer<em> </em>interrupt<em> </em>tidak secara langsung menyebabkan terjadinya penjadualan ulang suatu proses; hanya meminta suatu jadual untuk dilakukan kemudian, jadi kedatangan suatu interupsi tidak mempengaruhi urutan eksekusi dari noninterrupt<em> </em>kernel<em> </em>code. Sekali interrupt<em> </em>service selesai, eksekusi akan menjadi lebih simpel untuk kembali ke kernel<em> </em>code<em> </em>yang sedang dijalankan ketika interupsi mengambil alih. </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Page<em> </em>faults</strong><em> </em>adalah suatu masalah yang potensial; jika sebuah kernel<em> </em>routine<em> </em>mencoba untuk membaca atau menulis ke user memo ry, akan menyebabkan terjadinya page<em> </em>fault<em> </em>yang membutuhkan I/O<em> dis</em>kuntuk selesai, dan proses yang berjalan akan di tunda sampai I/O selesai. Pada kasus yang hampir sama, jika system<em> </em>call<em> </em>service<em> </em>routine<em> </em>memanggil penjadualan ketika sedang berada di mode kernel, mungkin secara eksplisit dengan membuat direct<em> </em>call<em> </em>pada code<em> </em>penjadualan atau secara implisit dengan memanggil sebuah fungsi untuk menunggu I/O selesai, setelah itu proses akan menunggu dan penjadualan ulang akan muncul. Ketika proses jalan kembali, proses tersebut akan melanjutkan untuk mengeksekusi dengan mode kernel, melanjutkan intruksi setelah call<em> </em>(pemanggilan) ke penjadualan.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> <span style="font-size:small;"><strong>Kernel<em> </em>code</strong><em> </em>dapat terus berasumsi bahwa ia tidak akan diganggu <em>(</em>pre<em>-</em>empted) oleh proses lainnya dan tidak ada tindakan khusus dilakukan untuk melindungi critical section. Yang diperlukan adalah critical<em> </em>section<em> </em>tidak mengandung referensi ke user<em> </em>memory<em> </em>atau menunggu I/O selesai. </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Teknik kedua yang di pakai Linux untuk critical<em> </em>section<em> </em>yang muncul pada saat interrupt<em> </em>service<em> </em>routines. Alat dasarnya adalah perangkat keras interrupt<em>-</em>control<em> </em>pada processor. Dengan meniadakan interupsi pada saat critical<em> </em>section, maka kernel menjamin bahwa ia dapat melakukan proses tanpa resiko terjadinya ketidak-cocokan akses dari struktur data yang di share. Untuk meniadakan interupsi terdapat sebuah pinalti. Pada arsitektur perangkat keras kebanyakan, pengadaan dan peniadaan suatu interupsi adalah sesuatu yang mahal. </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pada prakteknya, saat interupsi ditiadakan, semua I/O ditunda, dan device<em> </em>yang menunggu untuk dilayani akan menunggu sampai interupsi diadakan kembali, sehingga kinerja meningkat. </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kernel Linux menggunakan synchronization<em> </em>architecture<em> </em>yang mengizinkan critical<em> </em>section<em> </em>yang panjang dijalankan untuk seluruh durasinya tanpa mendapatkan peniadaan interupsi. Kemampuan secara spesial berguna pada networking<em> </em>code: Sebuah interupsi pada network<em> </em>device<em> </em>driver<em> </em>dapat memberikan sinyal kedatangan dari keseluruhan paket network, dimana akan menghasilkan code<em> </em>yang baik dieksekusi untuk disassemble<em>, </em>route, dan forward<em> </em>paket ditengah interrupt<em> </em>service<em> </em>routine. Linux mengimplementasikan arsitektur ini dengan memisahkan interrupt<em> </em>service<em> </em>routine<em> </em>menjadi dua seksi: the<em> </em>top<em> </em>half<em> </em>dan the<em> </em>bottom<em> </em>half<em> </em>.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> <span style="font-size:small;"><strong>The<em> </em>top</strong><em> </em><strong>half</strong><em> </em>adalah interupsi yang normal, dan berjalan dengan rekursive<em> </em>interupt<em> </em>ditiadakan (interupsi dengan prioritas yang lebih tinggi dapat menginterupsi routine, tetapi interupsi dengan prioritas yang sama atau lebih rendah ditiadakan). </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><em><strong>The bottom half service routine</strong> </em>berjalan dengan semua interupsi diadakan, oleh miniatur penjadualan yang menjamin bahwa bottom<em> </em>halves<em> </em>tidak akan menginterupsi dirinya sendiri. The<em> </em>bottom<em> </em>half<em> </em>scheduler<em> </em>dilakukan secara otomatis pada saat interupt<em> </em>service<em> </em>routine<em> </em>ada.</span></span></p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Bagian terpenting sistem operasi adalah <strong><em>kernel</em></strong>, Kernel adalah program inti yang mengatur komponen penting computer (processor dan memori sebagai contoh); serta beberapa device driver yang mengatur sistem perangkat keras yang lain (kartu jaringan, kartu suara dll). </span></span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kernel<em> </em>menyediakan tool<em> </em>dimana semua layanan sistem komputer 	disediakan.</span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kernel<em> </em>mencegah proses aplikasi mengakses mengakses perangkat keras 	secara langsung, memaksa proses menggunakan tool<em> </em>yang 	disediakan.</span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kernel<em> </em>memberi proteksi kepada pemakai dari gangguan pemakai lain</span></span></li>
</ul>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><em><strong>Tool Kernel</strong> </em>digunakan melalui panggilan sistem (system<em> </em>call<em>). </em>Program system menggunakan tool<em> </em>kernel<em> </em>untuk implementasi beragam layanan. Program sistem dan semua program lain berjalan diatas kernel. Program pemakai berjalan di mode berbeda dengan kernel, disebut mode pemakai.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kernel<em> </em>berisi beberapa bagian penting, yaitu:</span></span></p>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Manajemen proses</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Manajemen memori</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Driver-driver perangkat keras</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Manajemen I/O</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Dan beragam subsistem lain</span></span></p>
</li>
</ul>
<p>SISTEM OPERASI LINUX</p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>MANAJEMEN MEMORI</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Organisasi dan manajemen memori sangat mempengaruhi kinerja komputer. Manajemen memori melakukan tugas penting dan kompleks berkaitan dengan:</span></span></p>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Memori utama sebagai sumber daya 	yang harus dialokasikan dan dipakai bersama diantara sejumlah proses 	yang aktif. Agar dapat memanfaatkan pemroses dan fasilitas 	masukan/keluaran secara efisien, maka diinginkan memori yang dapat 	menampung sebanyak mungkin proses.</span></span></p>
</li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Upaya 	agar pemrogram atau proses tidak dibatasi kapasitas memori fisik di 	system komputer. Linux memanfaatkan virtual memori untuk mendukung 	kinerja sistem. Sebagai sistem operasi multiprogramming, virtual 	memori dapat meningkatkan efisisensi sistem. Sambil proses menunggu 	bagiannya diswap<em> </em>masuk ke memori, menunggu selesainya operasi 	masukan/keluaran dan proses diblocked<em>. </em>Jatah waktu pemroses 	dapat diberikan ke proses-proses lain. manajemen memori Linux 	menyediakan:</span></span>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Ruang alamat besar</span></span></p>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Ruang alamat dapat lebih besar dibanding memori fisik yang tersedia</span></span></p>
<ul>
<li>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Proteksi</span></span></p>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Tiap proses di sistem mempunyai ruang alamat maya tersendiri. Ruang-ruang alamat maya itu sepenuhnya terpisah. Proses yang berjalan di satu aplikasi tidak dapat mengganggu proses lainnya.</span></span></p>
<ul>
<li>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Pemetaan memori</span></span></p>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Dilakukan pemetaan antara memori maya ke memori fisik yang tersedia.</span></span></p>
<ul>
<li>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Memori maya bersama (shared 		virtual memory)</span></span></p>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Memori maya bersama ini untuk menghemat ruang memori, seperti pustaka dinamis bagi beberapa proses.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Karena memori fisik lebih sedikit dibanding memori maya, maka sistem hanya memuatkan page<em>-</em>page<em> </em>maya yang saat itu sedang digunakan proses. Linux memuatkan page<em> </em>maya begitu diperlukan. Teknik ini disebut dengan <strong>demand<em> </em>paging</strong><em>. </em>Saat pemroses berusaha mengakses alamat maya yang tidak di memori fisik, pemroses tidak dapat menemukan isian di tabel page<em> </em>maya. Pemroses menerbitkan page<em> </em>fault<em>.</em></span></span></p>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Jika alamat maya yang dituju tak 	absah (yaitu proses berusaha mengakses alamat maya yang tidak 	dibolehkan), maka sistem operasi mengakhiri proses itu untuk 	memproteksi proses-proses lain.</span></span></p>
</li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Jika 	alamat maya yang dituju absah tapi tidak sedang di memori fisik, 	maka system operasi harus membawa page<em> </em>ke memori dari disk. 	Pengaksesan disk memerlukan waktu lama. </span></span></li>
</ul>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Jika terdapat proses lain yang dapat dijalankan, maka sistem operasi memilih proses lain untuk dijalankan. Proses dimulai kembali di instruksi dimana page<em> </em>fault<em> </em>terjadi. Pemroses dapat memetakan memori maya ke memori fisik saat dilakukan pengaksesan memori maya, sehingga proses terus berjalan. Jika tidak terdapat memori bebas, sistem operasi harus membuat ruang bagi page<em> </em>yang akan dimasukkan dengan membuang page<em> </em>lain dari memori.</span></span></p>
<ul>
<li>
<ul>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Jika 		page<em> </em>telah dimodifikasi (dirty<em>-</em>page), sistem operasi 		harus menjaga isi page<em>. </em>Ketika dipindahkan dari memori, 		disimpan di ruang khusus (swap<em> </em>space<em>).</em></span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Jika 		page<em> </em>yang dibuang berupa page<em> </em>belum ditulisi maka 		page<em> </em>tidak perlu dituliskan ke disk<em>.</em></span></span></li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong> MANAJEMEN PROSES</strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Proses adalah program tunggal yang berjalan pada alamat virtual, berarti setiap hal yang berjalan dibawah Linux adalah proses. Proses ini berjalan melalui perintah-perintah yang ada dalam shell. Satu baris perintah dalam shell terkadang mampu mempengaruhi lebih dari satu proses, khususnya jika terdapat perintah <em><strong>pipe</strong>. </em>Contoh:</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><em>Nroff  -man ps.1 | grep kill | more</em></span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Perintah ini melakukan tiga proses, satu proses untuk setiap perintahnya. Tipe-tipe proses dalam Linux. Ada beberapa tipe proses dalam Linux . Setiap proses mempunyai kekhususan dan atribut tersendiri yaitu:</span></span></p>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Interactive processes: Proses 	yang dimulai (dan dikontrol oleh) shell. Bisa tampak</span></span></p>
</li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">diluar (foreground) ataupun hanya didalam (background).</span></span></p>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Batch processes: Proses yang 	tidak berhubungan dengan terminal tetapi menunggu untuk dieksekusi 	secara sequent.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Daemon processes: Proses yang 	dimulai ketika Linux booting dan berjalan secara</span></span></p>
</li>
</ul>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">background.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Cara termudah untuk mengetahui proses apa yang sedang berjalan pada sistem adalah</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">menggunakan perintah ps (process status). Perintah ps mempunyai beberapa option dan argumen, tersedia untuk seluruh user dan root, walau tentu hasilnya akan berbeda tergantung login<em> </em>anda. Jika anda login sebagai user biasa (bukan root), jika perintah ps ditulis akan tampak hasil seperti:</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><em>$ ps</em></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><em>PID TTY STAT TIME COMMAND</em></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><em>41 v01 S 0:00 -bash</em></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><em>134 v01 R 0:00 ps</em></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Hasil dari perintah ps selalu disusun dalam bentuk kolom. Kolom pertama berlabel PID(Process Identification Number); adalah penomoran dari Linux untuk menandai sebuah proses, dimulai dari nol dan bertambah satu untuk tiap proses hingga nomor tertinggi. Jika Linux mencapai nomor tertinggi, penomoran akan dimulai lagi dari nomor terendah dengan melewati nomor yang sedang digunakan proses yang aktif. Biasanya nomor terendah digunakan oleh proses kernel dan daemon yang dimulai saat booting hingga Linux berjalan. Untuk memanipulasi proses kita dapat menggunakan PID. Kolom TTY menunjukkan terminal yang digunakan saat proses dimulai. Kolom STAT menunjukkan kondisi terkini dari proses, entri yang paling banyak terdapat adalah S untuk sleeping dan R untuk running. Kolom TIME menunjukkan CPU time yang digunakan oleh proses. Kolom NAME menunjukkan nama proses yang berjalan, biasanya adalah nama perintah yang dimasukkan. Beberapa perintah digunakan untuk memulai perintah yang lain, proses ini dikenal dengan child<em> </em>process. Terdapat banyak versi perintah ps tergantung versi Linux yang digunakan. Kebanyakan admin (jika login sebagai root) menggunakan perintah ps dibawah ini untuk menampilkan keseluruhan informasi sistem:</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><em>ps -ef</em></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><em>ps –le</em></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Proses yang terkunci dalam terminal dan tidak dapat melakukan apa pun disebut hang. Terkadang adapula sebuah proses yang berahir tidak sempurna. Hal ini disebut runaway process<em>. </em>Untuk mengatasi hal ini dan mengembalikan sistem ke keadaan normal digunakan perintah kill. Untuk menggunakan perintah ini kita harus mengakses console  lain, jika terminal benar-benar terkunci kita harus login kembali. Sebagai seorang user biasa hanya dapat meng<em>kill </em>proses user itu sendiri dan tak dapat mempengaruhi user lain dalam sistem. Sebagai root anda mempunyai kuasa penuh menggunakan perintah kill. Diperlukan PID untuk mengetahui proses yang berjalan sehingga dapat mengkillnya. </span></span></p>
<ol>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Text,</strong> telah mendukung Unicode standrt versi 3.0, itu 16-bit dan dapat 	digunakan dalam text. Dalam arti kata semua karakter disimpan dan 	diambil sesuai aslinya, diimport dan diexport sebagai plain text 	Mendukung perubahan warna text seperti pada PC. Gambar dapat 	diletakkan disamping text dengan pengaturan transparency<em> </em>dan 	background<em> </em>scrolling. Dua level undo<em>/</em>redo<em> </em>yang 	dapat disimpan. Mendukung perubahan size<em>, </em>shape<em>, </em>color<em> </em>dan blink<em> </em>rate<em> </em>kursor.</span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Internationalization</strong>, 	Mendukung Chinese dan Japanese karakter untuk text input menggunakan 	handwriting<em> </em>recognition<em> </em>atau keyboard. Perubahan 	antara unicode<em> </em>dan karakter set lain melalui mekanisme 	plug<em>-</em>in, karakter yang diimplementasikan diantaranya: UTF-7, 	UTF- 8, modified<em> </em>UTF-7, modified<em> </em>UTF-8, 7 bit SMS 	(atau 7-bit GSM), Code<em> </em>Page<em> </em>1252, dan ISO 8859-1. Nama 	file VFAT filename<em> </em>mendukung <em>8.3 </em>name<em> </em>format.</span></span></li>
<li><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><strong>Uicon</strong>, 	inti Komponen GUI Symbian OS termasuk didalamnya <em>dialog 	framework</em>,</span></span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">concrete<em> </em>control, GUI environment, perubahan look<em> </em>and<em> </em>feel. GUI ini fungsi-fungsinya diberikan oleh EIKON dalam versi 5 Symbian OS. </span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>SINYAL </strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Sinyal merupakan salah satu metode KAP tertua sistem Unix. Sinyal digunakan untuk memberitahukan kejadian yang asinkronus pada satu atau lebih proses. misalnya sinyal yang dihasilkan oleh keyboard saat ditekan oleh pemakai. Sinyal juga dapat dihasilkan oleh kondisi yang menyatakan error, misalnya saat suatu proses mencoba mengakses lokasi yang tidak pernah ada di dalam memori utama. Sinyal pun digunakan oleh shells untuk memberitahu perintah kontrol kerja kepada proses child.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong> PIPA</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Semua shells Linux yang biasa, membolehkan redirection. Sebagai contoh</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">$ ls | pr | lpr</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">memipakan output dari perintah ls, yang melist file yang ada di dalam direktori, sampai standar input dari perintah pr yang mempaginasi file tersebut. Pada akhirnya standard output dari perintah pr dipipakan ke standar input dari perintah lpr yang mencetak hasil-hasilnya ke printer default. Pipa-pipa berikutnya adalah unidirectional byte streams yang menghubungkan standard output dari suatu proses ke standar input dari proses lainnya. Proses tidak peduli t erhadap redirection ini dan berperilaku seolah-olah ia berjalan normal saja. Adalah shell yang membangun pipa-pipa yang bersifat sementara ini di antara dua proses tersebut. Pipa di Linux diamakan FIFO</span></span></p>
<p>SISTEM OPERASI LINUX</p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"> <span style="font-size:small;"><strong>KONSEP PAKET SOFWARE</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Pengaturan sorware di sebagian besar distribusi Linux, sangat berbeda dengan Sistem operasi lainya. Sebagian besar distribusi Linux menggunakan package management ketika mengatur software. </span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Package management adalah koleksi tool, yang digunakan untuk otomatisasi proses instalasi, upgrade, konfigurasi dan menghapus paket software. umum di gunakan pada system UNIX-like, terutama di Linux.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Terdapat banyak package management di Linux antara lain:</span></span></p>
<ol>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">RPM (RPM package manager) yang 	dikembangkan oleh redhat. Saat ini, banyak digunakan oleh distribusi 	popular seperti : RedHat, Fedora, Centos, SUSE, dan lain-lain. 	Kelebihannya memiliki berbagai tool high level untuk memudahkan 	pencarian paket, instalasi dan pemecah masalah menggunakan Yum, YaST</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">DPKG, dikembangkan oleh Debian 	digunakan berbagai distibusi yang biasanya kebanyakan turunan dari 	Debian. Package ini merupakan pertama yang dikenal memiliki tool 	untuk pemecah masalah dengan dependenci APT</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">TGZ, digunanakan oleh distribusi 	Slackware dan turunannya. Tool yang mempermudah penginstalannya 	adalah slaptget.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">portege/Emerege, digunakan oleh 	distribusi Gentoo dan diinpersi oleh BSD port system. Menggunakan 	script yang disebut ebuild dalam penginstalan programnya.</span></span></p>
</li>
</ol>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong> APLIKASI-APLIKASI LINUX</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Aplikasi-aplikasi Linux tak kalah banyak dengan aplikasi yang ada di Sistem operasi desktop PC lainnya dimana aplikasi-aplikasi itu akan kami tulis berdasarkan yang pernah kami baca, kami dengar dan yang kami ketahui sebagai berikut:</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>APLIKASI PERKANTORAN</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Dengan Linux kita telah dapat membuat document teks, spread sheet, mengolah gambar, membaca dan membuat gambar dokumen elektronik dengan format PDF, serta file Archive dan file management. Toolnya anda dapat menggunakan tool-tool sebagai berikut:</span></span></p>
<ol>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">OpenOffice org</span></span></p>
</li>
</ol>
<p><span style="color:#000000;"> <span style="font-size:small;">Open office.org terdiri dari beberapa tool yaitu: </span></span></p>
<ol>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">OpenOffice.org writer, dapat 	digunakan seperti kita menggunakan word writer dan memiliki beberapa 	tampilan tambahan yang memungkinkan anda untuk memformat, mendesain 	dan mencetak dokumen.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">OpenOffice.org Calc, digunakan 	untuk spreadsheet untuk membuat dokumen, membuat chat bisnis dan 	memanipulasi data.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">OpenOffice.org Impress, digunakan 	untuk graphical yang membantu pengguna mambuat presentasi  yang 	meyakinkan.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">OpenOffice.org Draw, jika 	penbgguna ingin membuat grafik dokumen dan presentasi bias dilakukan 	dengan hanya menggunakan mouse.</span></span></p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">DIA, adalah aplikasi yang 	disertakan pada distribusi Madriva 2006 yang digunakan untuk 	menggambar bermacam-macam diagram yang berbeda. Aplikasi ini 	didesain semirip mungkin dengan Visio pada Sistem operasi Windows.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Ark, digunakan untuk menyimpan 	sekumpulan file dengan sebuah file agar terasa lebih mudah untuk 	dibawa, ditata dan diolah</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Kwrite, digunakan untuk membuat, 	mengedit dan membaca file-file teks dan apliksi ini hamper sama 	dengan teks editor lainya.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Vi, adalah aplikasi sederhana 	yang ada disebagian besar distribusi Linux yang biasa digunakan 	hamper sama dengan aplikasi-aplikasi teks editor yang ada di Sistem 	operasi lainnya cuman Vi biasanya digunakan dengan modus 	teks(terminal,console atau pun shell).</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">XPDF, digunakan untuk membaca 	file-file punliksi desktop seperti OpenOffice.org.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">KADDRESSBOOK(KDE Adressbook 	Aplication), digunakan untuk menyimpan  dan membuat daftar alamat 	dan nomor telpon secara elektronik dengan mudah.</span></span></p>
</li>
</ol>
<p lang="en-US">
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong> APLIKASI DEVELOPMENT</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Merupakan sebagai berbagai compailer, interpreter, pustaka, IDE dan utility</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">untuk pengembang pemograman. Dalam Linuk ada bermacam-macam aplikasi yaitu:</span></span></p>
<ol>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">GCC, digunakan untuk  compailer 	bahasa pemograman C</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Vim dan Anjunta, digunakan untuk 	Editor bahasa C</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Gdb, digunakan untuk debugger 	bahasa pemograman C</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Make, tool kompilasi bahasa C</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Manapages-dev, manual untukl 	system call dan library call</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Autoconf, tool untuk otomatisasi 	pembuatan script configure</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Automake, tool untuk membuat make 	file</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Libtool, tool bantu untuk library</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Flex, lexical analyzer generator</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Bison, parser generator</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Gilbc-doc, tool dokumumentasi 	pustaka pemograman C</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">PHP, digunakan untuk membangun 	Website</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">PHYTON, digunakan sebagai 	aplikasi pemograman bahasa PHYTON</span></span></p>
</li>
<li><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Q</span><span style="font-size:xx-small;">T</span><span style="font-size:small;"> dsigunakan mirip dengan visual C++ dalam Sistem operasi Windows</span></span></li>
</ol>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong> APLIKASI SERVER</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Aplikasi-aplikasi server di Linux antara lain:</span></span></p>
<ol>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Bind (Berkeley Internet Name 	domain ), digunakan untuk keperluan DSN server. Dan merupakan 	menjadi default aplikasi server dalam beberapa distribusi Linux.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Postfix sebagai server Email di 	Linux</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Apache HTTP digunakan untuk 	server web, dan merupakan default aplikasi web disemua distribusi 	Linux.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Samba, merupakan aplikasi yang 	memungkinkan  computer dengan Sistem operasi Linux untuk berbagi 	file dan direktori dengan computer yang berbasis Sistem operasi 	lainya.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Shorewall  untuk mengkonfigurasi 	netfilter (iptables) yang dapat berfungsi untul gateway dan fire 	wall.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Webmin aplikasi berbasi web untuk 	membuat aplikasi berbasis web.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">POP/IMAP server  aplikasi yang 	memungkinkan user-user mendownload imail mereka.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Drakconf, untuk konfigurasi 	gateway ataupun firewall di Linux</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Drakgw, untuk gateway dan 	internet Connection sharing</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Drakfirewall, untuk mengatur 	firewall Linux</span></span></p>
</li>
</ol>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>I/O DI LINUX</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Kernel Linux mengatur device fisik di sistem. Salah satu fitur yang mendasar adalah kernel mengabstraksi penanganan device. Semua device hardware terlihat seperti berkas pada umumnya: mereka dapat dibuka, ditutup, dibaca, dan ditulis menggunakan calls sistem yang sama dan standar untuk memanipulasi berkas. Setiap device di system direpresentasikan oleh sebuah file khusus device, contohnya disk IDE yang pertama di system direpresentasikan dengan /dev/hda. </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Devices blok (disk) dan karakter dibuat dengan perintah <strong>mknod</strong> dan untuk menjelaskan device tersebut digunakan nomor devices besar dan kecil. Devices jaringan juga direpresentasikan dengan berkas khusus device, tapi berkas ini dibuat oleh Linux setelah Linux menemukan dan menginisialisasi pengontrol-pengontrol jaringan di sistem. 	Semua device yang dikontrol oleh driver device yang sama memiliki nomor device besar yang umum. Nomor devices kecil digunakan untuk membedakan antara device-device yang berbeda dan pengontrol-pengontrol mereka, contohnya setiap partisi di disk IDE utama punya sebuah nomor device kecil yang berbeda. </span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Jadi, dev/hda2, yang merupakan partisi kedua dari disk IDE utama, punya nomor besar 3 dan nomor kecil yaitu 2. Linux memetakan berkas khusus device yang diteruskan ke system call (katakanlah melakukan mount ke sistem berkas device blok) pada driver si device dengan menggunakan nomor device besar dan sejumlah tabel sistem, contohnya tabel device karakter, chrdevs.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>KEAMANAN DI LINUX</strong></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"> <span style="font-size:small;">Bicara tentang kemanan memang terasa complex. Dalam tulisan ini kami hanya membahas keamanan yang bersifat pada pengguna sehari – hari  ada 3 yaitu:</span></span></p>
<ol>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">keamanan BIOS</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">keamanan Boot loader</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">keamanan Root</span></span></p>
</li>
</ol>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>KEAMANAN BIOS</strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">BIOS adalah tingkatan terendah dari perangkat lunak yang mengkonfigurasi atau memanipulasi perangkat keras . BIOS adalah singkatan dari <em>Basic Input Output Syste</em>m. </span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">LILO dan berbagai metode boot<em> </em>Linux lainnya mengakses BIOS untuk menentukan cara untuk memboot<em> </em>mesin Linux. Perangkat keras lain yang dijalankan dengan Linux memiliki perangkat lunak yang mirip (Open Firmware di Mac dan new Suns, Sun boot PROM, dll). </span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>KEAMANAN BOOT LOADER</strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">boot<em> </em>loader<em> </em>Linux memiliki seperangkat kata kunci boot. Sebagai contoh, LILO memiliki kata kunci dan beberapa seting tertutup. LILO akan meminta masukan berupa kata kunci dari pengguna, sementara seting tertutup meminta kata kunci boot<em>-</em>time<em> </em>jika  menambahkan option<em> </em>(misalnya single) di prompt<em> </em>LILO.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kata  kunci tersebut akan memperlambat gerakan beberapa hacker. Jika  menerapkan keamanan dalam boot<em>-</em>loader, diasrankan untuk mengatur BIOS sehingga komputer tidak bisa diboot dari disket, dan berikan kata kunci pada BIOS.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Jangan lupa juga untuk menset atribut berkas /etc/lilo.conf menjadi 600 (rw- &#8212; &#8212; ), yang artinya berkas tersebut hanya bisa dibaca dan ditulis oleh root. Jika tidak, orang lain akan dapat mengetahui kata kunci.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>KEAMANAN ROOT</strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Account<em> </em>root<em> </em>memiliki akses paling tinggi di Linux, jadi dengan menggunakan root seseorang akan dapat berbuat apa saja pada sistem operasi Linux. dan sebaliknya dengan membuat beberapa user dan mengatur masing-masing hak user maka root akan aman selama password root tidak diketahui siapapun selain yang menginstal sistem operasi tersebut. </span></span></p>
<p>SISTEM OPERASI LINUX</p>
<p><!-- 		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 		A:link { color: #404096; font-weight: bold; text-decoration: none } --></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;"><span style="font-size:medium;"><strong>DAFTAR PUSTAKA</strong></span></span></span></p>
<ul>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;"><span style="font-size:small;">Buku 	dian rakyat karangan Noprianto “Panduan Praktis Debian GNU/Linux 	3.1” 2006</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;"><span style="font-size:small;">Buku 	dian rakyat “Madriva Linux 2006”</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;"><span style="font-size:small;">Buku 	“fedora core 4 rethat Linux” S’to 2005</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;"><span style="font-size:small;">File 	Sistem operasi Asia malang tahun 2008</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;"><span style="font-size:small;">Onno 	W.purbo “Pedoman Membangun Server Linux Untuk Sekolah &amp; Usaha 	Kecil Menengah” 2006</span></span></span></p>
</li>
<li><span style="color:#404096;"><strong><a href="http://www.infolinux.web.id/"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;">www.infoLinux.web.id</span></span></a></strong></span></li>
<li><span style="color:#404096;"><strong><a href="http://pandu.dhs.org/"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;">http://pandu.dhs.org</span></span></a></strong></span></li>
<li><span style="color:#404096;"><strong><a href="http://www.linux.or.id/"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;">http://www.Linux.or.id</span></span></a></strong></span></li>
<li><span style="color:#404096;"><strong><a href="http://www.kolmic.com/Linux_Tutorial.cfm?%20"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;">http://www.kolmic.com/</span></span></a></strong></span></li>
<li><span style="color:#404096;"><strong><a href="http://planet.noceng.com/?s"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;">http://planet.noceng.com</span></span></a></strong></span></li>
<li><span style="color:#404096;"><strong><a href="http://kambing.ui.edu/bebas/v06/Kuliah/SistemOperasi/2004/58/bahan-8.3.pdf"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;">http://kambing.ui.edu/</span></span></a></strong></span></li>
<li><span style="color:#404096;"><strong><a href="http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2004/51/produk/SistemOperasi.html"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;">http://bebas.vlsm.org/</span></span></a></strong></span></li>
<li><span style="color:#404096;"><strong><a href="http://cumalinux.wordpress.com/2008/04/24/struktur-direktori-di-linux-mesin2-nix/"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;">http://cumaLinux.wordpress.com/</span></span></a></strong></span></li>
<li><span style="color:#404096;"><strong><a href="http://toko.baliwae.com/index.php"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;">http://toko.baliwae.com/</span></span></a></strong></span></li>
<li><span style="color:#404096;"><strong><a href="http://slackware.linux.or.id/slackbook/file-commands-deletion.html"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;">http://slackware.Linux.or.id/slackbook</span></span></a></strong></span></li>
<li><span style="color:#404096;"><strong><a href="http://www.free-bees.co.uk/articles/debianetchguide/3/"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;">http://www.free-bees.co.uk/</span></span></a></strong></span></li>
<li><span style="color:#404096;"><strong><a href="http://majalah-linux.baliwae.com/index.php?s=fedora"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times-Bold,serif;">http://majalah-Linux.baliwae.com/</span></span></a></strong></span></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/unitoring.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/unitoring.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/unitoring.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/unitoring.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/unitoring.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/unitoring.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/unitoring.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/unitoring.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/unitoring.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/unitoring.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/unitoring.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/unitoring.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/unitoring.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/unitoring.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=unitoring.wordpress.com&amp;blog=10487674&amp;post=1&amp;subd=unitoring&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unitoring.wordpress.com/2009/11/14/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e53519326f9593da2b871919fd996455?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rumopa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://unitoring.files.wordpress.com/2009/11/few.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">few</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://unitoring.files.wordpress.com/2009/11/tux-g2.png" medium="image">
			<media:title type="html">Tux-G2</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
